Minggu, 19 Maret 2017

Fungsi museum dan alur koleksi museum

Fungsi Museum dan Alur Koleksi di Museum

A.    Fungsi Museum
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1995 : dalam Pedoman Museum Indoneisa, 2008. Museum memiliki tugas menyimpan, merawat, mengamankan dan memanfaatkan koleksi museum berupa benda cagar budaya.
Museum memiliki dua fungsi besar yaitu :
1.    Penyimpanan, yang meliputi pengumpulan benda untuk menjadi koleksi, pencatatan koleksi, sistem penomoran dan penataan koleksi.
Ø Perawatan, yang meliputi kegiatan mencegah dan menanggulangi kerusakan koleksi.
Ø Pengamanan, yang meliputi kegiatan perlindungan untuk menjaga koleksi dari gangguan atau kerusakan oleh faktor alam dan ulah manusia.


 Contoh alat tata ruang rumah bangsawan yang harus kita jaga
Tata ruang rumah bangsawan
Penataan ruangan dan perlengkapan rumah dapat menunjukkan  status social pemiliknya. Rumah kalangan bangsawan pada abad 19-20 umumnya berdinding geybod, yaitu dinding kayu berukir. Disetiap ruangan ditata dengan perlengkapan rumah yang sesuai dengan penggunaannya

 2.   Sebagai sumber informasi, museum melaksanakan kegiatan pemanfaatan melalui penelitian dan penyajian.
Ø Penelitian dilakukan untuk mengembangkan kebudayaan nasional, ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ø Penyajian harus tetap memperhatikan aspek pelestarian dan pengamanannya.

Bokor emas . No koleksi Museum Sri Baduga. Inv. 04. 927
Bokor ini ditemukan dalam keadaan tidak utuh ditempat pemakaman umum di Desa Gebang Hilit, Kab. Cirebon. Oleh seorang penduduk ketika sedang menggali tanah. Diperkirakan sekitar abad 16 Masehi pada zaman Kerajaan Islam di Cirebon, terbuat dari emas 18 karat dengan berat 1.4 Kg. Bokor ini terdiri dari wadah dan tutup yang dipenuhi dengan ornament motif vandal-vandel seperti kubah terbalik dengan motif hiasan suluran. Tepian bibir dihiasi ban melingkat berisikan motif kawung dari bagian tengahnya dengan motif ceplokan.

Tempat penyimpanan bokor emas ini disimpan dalam ruangan yang sangat ketat memiliki gerbang yang kuat dan kokoh untuk keamanan dari ulah manusia.


B. Alur Koleksi di Museum
Dalam membuat Alur Sirkulasi Koleksi di Museum ada langkah-langkah yang dilakukan, seperti dibawah ini:
 1.Dicari Benda Calon koleksi
Imbalan jasa
Temuan
Hibah
Titipan


2. Tim penilai sedang menganalisa dan mengidentifikasi benda calon koleksi
                                                                        3. Koleksi museum
 4. Dibuat berita acara
5. Diberi nomor dan dicatat pada  daftar registrasi


6.  Pencatatan pada buku registrasi/invetarisasi





7. Pemotretan koleksi


8. Pendeskripsian koleksi
9.Entri data koleksi





10. Pencatatan  koleksi pada buku induk


11.Perawatan koleksi

12. Pengumpulan data melalui studi lapangan


                                                      13. Penyimpanan koleksi di storage

 

6 komentar:

  1. Jadi tahu tulisan blog yang bagus itu seperti apa
    Terima kasih atas ilmunya

    BalasHapus
  2. Bagus bu..semoga bisa menulis seperti Ibu Hati..😊

    BalasHapus
  3. Masya Allah, semoga saya bisa seperti bu Hati.

    Trimksih bnyak ilmunya bu🥰🙏

    BalasHapus
  4. He he mantab...guru IPA...nulis buku sejarah������

    BalasHapus
  5. He he mantab...guru IPA...nulis buku sejarah������

    BalasHapus